Selasa, 13 Juni 2017

13 Juni 2017 press release humas dan protokol

 PRESS RELEASE
TP PKK Atasi Kelangkaan Cabai 


TP-PKK Kabupaten Lumajang, membagikan 8 ribu bibit tanaman cabai dalam kegiatan “Gerakan Tanam Cabai Sepuluh Juta Polybag” yang merupakan Kerja Sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang Tahun 2017. Pembagian bibit cabai secara simbolis tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Lumajang, Senin (12/06/2016).

Pada hari pertama ini, diserahkan 2000 tanaman cabai yang siap tanam kepada perwakilan TP-PKK Kecamatan se Kabupaten Lumajang, yang nantinya dibagikan ke PKK Kelurahan dan Desa.
Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Ny. As’at Tutuk menyampaikan pentingnya penanaman cabai di sekitar rumah, sebagai salah satu upaya untuk menanggulangi kelangkaan cabai dan melonjaknya harga cabai di pasaran. Ny.Tutuk menghimbau seluruh TP-PKK baik Kabupaten maupun Kecamatan, agar menanam 5 Pohon Cabai, 5 Pohon Terong, dan 5 Pohon Tomat. Hal ini dimaksudkan untuk memberdayakan tanah di sekitar rumah sekaligus mengatasi permasalahan kelangkaan cabai di pasar.
Ny.Tutuk menghimbau, agar warga lebih memilih belanja di pasar teradisional. Menurutnya, berbelanja di pasar memiliki nilai seni yang mengasyi’kan, dalam proses tawar menawar terjadi interaksi penjual dan pembeli, selain itu juga bisa meningkatkan penghasilan masyarakat lokal.
Sekretaris Kecamatan Lumajang, Drs. Imam Chomsani menyampaikan terima kasih kepada Ketua TP-PKK dan Dinas Pertanian yang telah memberikan bantuan tanaman cabai. Sekcam menjelaskan tujuan diberikannya bantuan ini untuk menanggulangi krisis dan mahalnya harga cabai. Sekcam juga menambahkan, dengan adanya minimal 1 tanaman cabai dirumah akan mampu mengcover kebutuhan cabai sehari-hari.
“Saya mohon kepada ibu-ibu bisa memanfaatkan tanaman cabai yang diberikan dengan sebaik-baiknya”, Ujarnya. Diharapkan kegiatan ini mampu menjadi stimulus masyarakat untuk menanam sayuran di sekitar rumah, baik menggunakan media tanah maupun polybag. (Fadli, Mirwan  Humas dan Protokol).

Minggu, 11 Juni 2017

12 Juni 2017 - Press Release Humas dan Protokol

PRESS RELEASE
Jadikan Festival Patrol Event Nasional
Lumajang, 12 Juni 2017-- Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag., melepas peserta Festival Patrol Lumajang di depan Masjid Agung KH. Anas Mahfudz, Alun-alun Barat Lumajang, Sabtu (10/6/2017).
Bupati sambutan di lomba patrol 
Bupati berharap, kegiatan festival patrol di Lumajang harus menjadi ciri khas Kabupaten Lumajang, yang menjadi event nasional. “Biar festival patrol ini benar-benar menjadi ciri khas bukan hanya di lumajang, insyaallah ini akan menjadi event nasional”, Ujarnya. Bupati juga sudah memerintahkan Dinas Pariwisata & Kebudayaan untuk ikut serta membantu terselenggaranya kegiatan ini, sehingga ke depannya festival patrol mampu menjadi salah satu wisata kebudayaan di bulan ramadhan.
Dalam kesempatan itu, Komandan Kodim 0821 yang baru, Letnan Kolonel (Czi.) Agus Iskarman, S.E., berkesempatan untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat Lumajang. Dandim mengaku bangga dan berharap kegiatan tersebut dapat mensolidkan seluruh lapisan masyarakat, baik aparat maupun sipil.
Ketua Panitia, Sholehudin melaporkan, kegiatan festival patrol bertujuan melestarikan seni dan budaya mayarakat untuk membangunkan orang sahur, membumikan sholawat Nabi seperti hal yang sudah dilakukan oleh Bupati Lumajang, dan silaturahim antar ummat, khususnya penggiat musik patrol. Kegiatan ini diikuti oleh 46 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Lumajang. Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang, PT. Tekat Karya Putra (Wings Food) dan seluruh donatur yang membanu terselenggaranya kegiatan festival patrol.
Adapau para pemenang Festival Musik Patrol Masjid Agung "KH. Anas Machfudz" Lumajang Tahun 1438 H / 2017 M sebagai berikut:
Bupati melepas peserta lomba 
Juara 1: Remaja Masjid Al-Awwabin Citrodiwangsan, Nilai 408
Juara 2: Al-Malanan Jl. HOS. Cokroaminoto RW. 16, Nilai 405
Juara 3: Al-Abadi Gg. Wahab, Nilai 400
Harapan 1: Remas Nurul Huda Kuwung Boreng, Nilai 381
Harapan 2: Al-Madinah Kuwung Boreng, Nilai 380
Harapan 3: Remaja Masjid Ainul Yaqin Ranupakis Klakah, Nilai 378
Peserta Favorit Pilahan Masyarakat (melalui kupon wings food):

Remaja Masjid Nurul Huda Kuwung Boreng. (Fadli, Mirwan Humas dan Protokol).


__________________________________________________________________

PRESS RELEASE
Puasa, harus jaga ucapan

Bupati tausiah saat sahfari ramadhan.
Lumajang, 12 Juni 2016 Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag., beserta forkopimda Kabupaten Lumajang menghadiri Masjid Baitus Salam, Kecamatan Pasru Jambe sebagai rangkaian safari Ramadhan tahun ini. Safari Ramadan yang dilanjutkan buka bersama ini berlangsung pada Sabtu sore (10/6/2017)Dalam kegiatan safari tersebut, bupati Lumajang memberikan bantuan ke Masjid Baitus Salam berupa 20 buah Al- Qur’an, 4 buah karpet, dan santunan untuk anak yatim. Bupati Lumajang memberikan tausiyah kepada warga yang mengikuti kegiatan tersebut. Sebelum memberikan tausiyah, Bupati Lumajang memberitahukan kepada masyarakat dengan rasa bangga bahwa Lumajang telah mendapatkan penghargaan di bidang pengelolaan keuangan, dengan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) yang ketiga kalinya.
Bupati menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. Disamping itu, di bulan Ramadhan ini diharapkan untuk berhati-hati dalam berucap, dan  hindari berbohong. Dalam tausiyahnya, Bupati As’at menghimbau agar menghindari kebiasaan-kebiasan dan perbuatan yang membuat puasa batal dan mengurangi pahala puasa yang penuh berkah.
Bupati memberikan santunan kepada warga.
Tak hanya memberikan tausiyah, dalam kesempatan tersebut, Bupati memperkenalkan Dandim 0821 yang baru kepada masyarakat, yaitu, Letkol (Czi.) Agus Sukarman memperkenalkan diri kepada masyarakat Pasrujambe sebagai Dandim 0821 yang baru di Lumajang. Harapan beliau supaya warga Pasrujambe bisa bekerja sama secara baik dengan anggota TNI di Lumajang. (Mel, Mirwan Humas dan Protokol).

8 Juni 2017 - Press Release Humas dan Protokol

PRESS RELEASE
Bupati Paparan di Hadapan Tim Penilai Adipura
Lumajang, 8 Juni 2017-- Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag., paparan di hadapan Tim Penilai Adipura di Hotel The Sultan, Jakarta, Rabu (7/5/2017). Paparan ini merupakan tahapan terkahir dari kkeseluruhan tahapan penilaian Adipura tahun ini. Ikut mendampingi Bupati pada acara ini adalah Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Bappeda, Kepala Satpol PP, Semua Kepala Bidang Pada Dinas Lingkungan Hidup Dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Lumajang.

Bupati Lumajang menyampaikan paparan 
Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Lumajang, Drs. Aziz Fachrurrozi, MM., menjelaskan, tahun  ini Lumajang kembali menjadi nominator penghargaan Adipura tahun 2016, sehingga, harus paparan di depan Tim Penilai Pusat. Lumajang optimis akan meraih penghargaan tersebut.

Bupati memaparkan program-program pemerintah daerah terkait dengan lingkungan hidup kurang lebih 60 menit. Pemaparan itu disampaikan menggunakan media pendukung, seperti foto dan video. Lumajang memiliki nilai lebih dalam penilaian kali ini, pasalnya Lumajang memiliki Bank Sampah Kalpataru. Hal ini merupakan sebuah inovasi yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap peran masyarakat untuk ikut serta merawat dan melestarikan lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ir. Nurul Huda, menyampaikan proses penilaian adipura dilakukan dalam beberapa tahapan yang dimulai sejak satu tahun yang lalu. Pemerintah Kabupaten harus menyerahkan secara administrasi laporan perkembangan pengelolaan lingkungan hidup, yaitu penanganan sampah dan ruang terbuka hijau.


Nurul Huda juga menjelaskan setelah itu dilakukan evaluasi, kemudian dilakukan penilaian tahap pertama yang dilakukan oleh tim yang dibentuk kementrian lingkungan hidup dan kehutanan. selanjutnya jika memenuhi skor minimal, dilakukan penilaian tahap kedua yang kemudian dilakukan verifikasi dari tim dari Pemerintah Pusat. (Fadli, Mirwan  Humas dan Protokol).

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
PRESS RELEASE
Diklatpim Sebagai Proses Internalisasi Nilai dan Etika

Lumajang, 8 Juni 2017 – Wakil Bupati Lumajang, dr. Buntaran Supriyanto, M.Kes., menutup secara resmi Diklatpim (Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan) Tk. IV Angkatan ke- 127 di aula BKD Kabupaten Lumajang, Rabu (07/06/2017).
Diklatpin ini,merupakan kemitraan Badan Diklat Provinsi Jawa Timur,. Hadir pula dalam kegiatan tersebut salah satu anggota Badan Diklat Provinsi Jawa Timur, Ramlayanto, SP. MP. Sekitar 40 peserta dari seluruh OPD se- kabupaten Lumajang mengikuti DIKLATPIM tk IV tahun 2017.

Wakil bupati menyampaikan bahwa diklat kepemimpinan harus dimaknai sebagai proses internalisasi nilai pembentukan etika, moral, sikap; peningkaran kemampuan dan pengetahuan serta penguatan keterampilan. Peserta diklat yang saat ini menapak tahap pasca diklat kembali ke permanent system. Diharapkan Wabup, alumni mampu memunculkan originalitas pemikiran terhadap proyek perubahan di unit kerja masing-masing, mampu berpikir kritis dan sistematis dalam melaksanakan perintah/tugas, serta memiliki akuntabilitas. 

Wakil bupati berpesan kepada alumni diklat untuk tetap mampu mengembangkan pengetahuan, kemampuan serta sikap yang diperoleh guna diterapkan dalam pelaksanaan tugas. Lebih lanjutnya, wabup mengingatkan agar terus meneguhkan komitmen melayani masyarakat dengan mengembangkan ilmu kepemimpinan pelayanan serta bertindak lebih efisien dan efektif. Selain itu, peningkatan keharmonisan dalam melaksanakan koordinasi, sinergitas pelaksanaan program kegiatan. Hal ini mengingat masyarakat semakin canggih mengikuti perkembangan global dan teknologi informasi.

Anggota Badan Diklat Provinsi Jawa Timur, Ramliyanto, SP., MP., mengucapkan selamat kepada 40 peserta diklat yang dinyatakan lulus 100%. Ramlyanto menegaskan bahwa diklat ini merupakan sistem temporer dimana situasi, kondisi, dan substansi dikendalikan penuh oleh panitia dan tim akademik. Di samping itu, Ramlyanto menyampaikan Permen Nomor 11 Tahun 2017 bahwa seluruh ASN diberi hak mengikuti pengembangan SDM melalui diklat aparatur paling tidak 20 jam pelajaran per tahun. Terdapat tiga kunci yang harus dipegang oleh peserta maupun alumni diklat guna menjadikan serta melanjutkan proyek perubahan. Pertama, komitmen kolektif, kedua, scalling up atau diperluas mengenai ide/inovasi, ketiga, prinsip keberlanjutan kepemimpinan.


Kepala bidang pengembangan SDM Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Lumajang, Heri Siswandoko melaporkan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan, kemampuan, keterampilan, dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas jabatan professional dengan dilandasi dengan kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansi. Selain itu, menciptakan sumber daya aparatur yang memiliki kompetensi jabatan dalam penyelenggaraan negara dan pembangunan; memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman, dan pemberdayaan masyarakat; serta menciptakan kesamaan visi dan misi; pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan; umum dalam pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik. (Mel, Humas dan Protokol)

Kamis, 08 Juni 2017

Press Release 9 Juni 2017



PRESS RELEASE
JELANG IDUL FITRI, PEMKAB GELAR PASAR MURAH

Lumajang, 9 Juni 2017- Bupati Lumajang Drs. H. As’at, M.Ag.,  didampingi wakil Bupati Lumajang dan Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, membuka Pasar Murah Ramadhan 1438 H serentak di 3 titik di wilayah Kabupaten Lumajang. Ceremonial  pembukaan Pasar Murah Ramadhan 1438 H ditandai pemukulan gong, berlangsung di depan Pasar Tempeh Tengah, Kamis (08/06/2017).

Pasar Murah Ramadhan merupakan event tahunan yang diselenggarakan, dalam rangka membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok dan sekaligus mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Pemerintah Kabupaten Lumajang yang dikoordinir Dinas Perdagangan memfasilitasi para pengusaha, pedagang distributor dan IKM/UKM untuk menawarkan menjual barang dagangannya kepada masyarakat secara langsung.
 
Bupati Lumajang dalam sambutannya, mengajak  masyarakat yang mampu, agar mau berbagi khususnya di Bulan Suci Ramadhan ini. “ Mari kita selalu berfikir bahwa orang lain sangat menunggu uluran tangan kita, kemurahan hati kita. Jika yang berkemampuan berfikir seperti itu, insyaALLAH ekonomi kita akan bagus “, ujar Bupati Lumajang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Drs. Agus Eko Suprayitno, M.Pd., dalam laporannnya menyampaikan bahwa kegiatan Pasar Murah Ramadhan 1438 H berlangsung mulai 8 Juni 2017 hingga 13 Juni 2017, dimulai pukul 9 pagi hingga 9 malam. Kegiatan tersebut terbagi di 3 lokasi yaitu, Alun – alun Lumajang mulai tanggal 8 Juni – 13 Juni, Sukodono mulai tanggal 8 Juni – 10 Juni dan Tempeh Tengah mulai 8 Juni – 11 Juni, dengan 110 stand terbagi di 3 lokasi tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan menambahkan, stok kebutuhan masyarakat Lumajang diprediksi aman sampai 2 bulan ke depan, khususnya kebutuhan beras, gula, minyak goreng dan tepung terigu. (Tata, Mirwan  Humas & Protokol)

Selasa, 06 Juni 2017

7 Juni 2017 - Press Release Humas dan Protokol

PRESS RELEASE
Bupati : Opini WTP Wajib

Lumajang, 7 Juni 2017—Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag menghadiri Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas LKPD Tahun 2016 di Surabaya, “Tiga kali kita dapat WTP, Alhamdulillah, ini kerja keras kita semua”, ujarnya usai merima penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Jawa Timur, Selasa(6/5/2017).

Bupati Lumajang menerima Opini WTP
Bupati berharap, opini WTP yang diperoleh Lumajang mampu menjadi pendorong di dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan dengan baik. Menurutnya, WTP adalah salah satu tolak ukur dalam pelaksanaan pemerintahan, WTP suatu kewajiban untuk pemerintahan yang baik.

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Novian Herodwijanto,SE,ak.MM, Menyampaikan pemeriksaan keuangan adalah suatu proses iedentifikasi masalah,analisis dan evaluasi yang dilakukan secara independent, objektif dan professional berdasarkan standart pemeriksaanuntuk menilai kebenaran dan kecermatan, kredibilitas mengenai infromasi pengelolahan dan tanggungjawab terhadap keuangan negara. pemeriksaan dilakukan untuk mendorong tata kelola keuangan Negara yang baik.”Jika pemeriksa menemukan  adanya penyimpangan kecurangan atau pelanggaran terhadap ketentuan undang-undang, khususnya yang berdampak indikasi kerugian Negara, maka hal tersebut harus kita ungkapkan”, tegasnya.

Lebih lanjut, Kepala BPK Jatim melaporkan  dari hasil pemeriksaan, ada 3 kabupaten yang mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP), yaitu Madiun, Lumajang dan Trenggalek. Kepala BPK Jatim berharap, hendaknya pemerintah daerah tidak hanya bertujuan untuk memperoleh Opini WTP, namun harus meningkatkan pengelolahan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Ketua DPRD Lumajang, Agus Wicaksono,S.Sos mengucapkan selamat kepada Bupati Lumajang,karena  secara berturut-turut Kabupaten Lumajang mendapatkan WTP untuk ketiga kalinya. “WTP itu bukan sekedar perjuangan, namun sebuah kewajiban”. Ungkapnya.  (Fadli, Miirwan Humas dan Protoko
-------------------------------------------------------------------------------------------
PRESS RELEASE

Nilai Lumajang Cukup Tinggi Menjadi KLA

Lumajang, 07 Juni 2017—Berdasarkan hasil penilaian secara mandiri yang dilakukan Tim Kabupaten, ternyata Lumajang skornya cukup tinggi. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Lumajang, dr. Buntaran Suprianto, M. Kes., saat memberikan sambugannya pada acara Penyampaian Hasil Verifikasi Lapangan dan Rekomendasi KLA Kabupaten Lumajang, di Panti PKK, Selasa (06/06/2017).

Dalam kesempatan itu, Wabup memaparkan hasil penilaian mandiri dengan unsur-unsur penunjang menuju KLA di hadapan Tim Verifikasi dari Kementerian Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Menurut Wabup lebih jauh, kalau mengacu pada hasil penilaian mandiri tersebut, maka, Kabupaten Lumajang optimis akan mendapatkan nilai yang tinggi, sehingga, mendapat predikat KLA.

Di pihak lain, Ketua Tim Verifikasi dari Kementerian PPPA RI, Ir. Taufik Uwaidah, M.Si., juga memaparkan hasil verifikasinya. Sebenarnya, secara umum, Kabupaten Lumajang sudah cukup baik, namun, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, misalnya Perda tentang Pengasuhan Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif, yang hingga saat ini belum ada di Kabupaten Lumajang. Begitu juga dengan Peraturan Desa (Perdes) tentang Perlindungan Anak yyang belum ada. Kekurangan lainnya, adalah peran dunia usaha dan media massa. Meskipun sudah ada Lembaga Konsultasi Keluarga, namun, belum banyak dikenal di masyarakat.


Tim Verifikasi tersebut telah memulai kegiatannya sejak Senin, (05/06/2017), dengan melihat langsung lapangan di 13 titik sasaran pendukung KLA. Menurut Taufik Uwaidah, sebaiknya lingkungan memberikan kenyamanan kepada anak-anak. “Hendaknya, anak-anak tidak diperlakukan seperti orang dewasa, termasuk dalam masalah hukum”, ujarnya. Diungkapkannya, Tim menemukan kasus di salah satu SMPN, yaitu, adanya surat pernyataan bermatrei yang ditandatangani salah seorang siswanya. Padahal, semestinya anak itu tidak diperlakukan sama dengan orang dewasa dalam hukum. (Dika, Mirwan Humas dan Protokol).

Minggu, 04 Juni 2017

5 Juni 2017 - Press Release Humas dan Protokol

PRESS RELEASE

Pendidikan Yang Baik, Harus Diawali Pendidik Yang Baik

Bupati Lumajang memberikan sambutan
Lumajang, 5 Juni 2017—Pendidikan yang baik, harus diawali pendidik yang baik. Hal itu diisampaikan Bupati Lumajang, Drs. H. As’at, M. Ag., saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Tahun 2013 bagi Guru SD dan SMP  Kabupaten Lumajang di Pendopo Kabupaten, Senin (05/06/2017).

Bupati menyampaikan mutu pendidikan harus diawali dengan mutu pendidiknya. Pendidikan menjadi salah satu penentu keberhasilan seseorang, “jika SDM kita sudah bagus, diawali pendidik yang bagus, keberhasilan anak kita sudah kena 50%”. Ujarnya. Menurutnya, dunia pendidikan 50% menjadi penentu generasi bangsa, pendidikan memiliki tanggung jawab yang besar terhadap perkembangan masa depan bangsa. “Jika mutu pendidikan bagus dan terus meningkat, lumajang pasti sejahtera dan bertabat”, tandasnya.

Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Jawa Timur, Drs. Bambang Agus Susetyo, MM., M.Pd., menyampaikan, pemerintah daerah yang memiliki otonomi memegang peran penting dalam mendukung layanan dalam dunia pendidikan. Menurutnya, Kurikulum 2013 harus diupayakan dengan usaha yang terbaik, guru harus memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap yang baik. “Guru harus mengaktualisasi diri, jangan hanya stagnan”. Tegasnya.

Peserta Bimtek Kurikulum Tahun 2013
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Drs. Siswinarko, MM, melaporkan kegiatan Bimtek kurikulum tahun 2013 bertujuan menfasilitasi dan mendampingi satuan pendidikan dalam menerapkan kurikulum 2013 secara efekstif dan efesien sesuai dengan landasan psikologis pengembangan kurikulum, memberikan penguatan peserta bimtek yang berkenaan dengan materi pokok, materi umum,  dan materi penunjang terkait dengan implementasi kurikulum 2013. Kegiatan yang berlangsung satu hari ini diikuti oleh 1274 yang terdiri dari guru SD sejumlah 724 orang dan guru SMP sejumlah 350 orang. (Fadli, Mirwan Humas dan Protokol)

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
PRESS RELEASE

Bupati: Nasionalisme Kita Menghawatirkan

Lumajang, 2 Juni 2017- Bupati Lumajang Drs. H. As’at, M.ag.,bertindak sebagai Inspektur Upacara memperingati Hari Lahir Pancasila di Alun – Alun Lumajang pada Kamis,  (01/06/ 2017).

Bupati membacakan sambutan tertulis Presiden RI, Joko Widodo, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan  bangga cinta terhadap Negara Republik Indonesia. Oleh karena itu melalui Keputusan Presiden no 24 tahun 2016 maka ditetapkan 1 Juni sebagai hari libur nasional dan, rutin diselenggarakan upacara dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Pancasila.

Ditemui usai melaksanakan upacara, Bupati Lumajang didampingi Ketua DPRD Kabupaten Lumajang menjelaskan kepada media. “ Kita melihat di masyarakat, rasa Nasionalisme dan cinta kita kepada Pancasila sudah waktunya untuk dibangun kembali “ ujar Bupati Lumajang. Saat ini Nasionalisme sudah pada posisi yang mengkhawatirkan terutama pada generasi berikutnya.

Saya berharap kedepan, tidak boleh ada lagi orang yang menggunakan media sosial, untuk memecah belah, dan tidak ada lagi masyarakat yang terpengaruh oleh upaya itu “ jelas Bupati Lumajang. Senada denga Bupati Lumajang, Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Agus Wicaksono, S.Sos., mengatakan, Pancasila tidak hanya saja difahami. akan tetapi benar benar diimplementasikan dalam kehiduapan berbangsa dan bernegara. Pancasila Bhenika Tunggal Ika adalah pemersatu Bangsa.

Upacara Hari Lahirnya Pancasila, 1 juni 2017 yang mengambil tema “ SAYA INDONESIA, SAYA PANCASILA “, dengan perwira upacara dari Pasi Ops. KODIM 0821. Sedangkan selaku Komandan Upacara dari Polres Lumajang, pembaca UUD 45 dari Satpol PP Kabupaten Lumajang, pembaca Keputusan Presiden dari BAKESBANGPOL Kabupaten Lumajang, petugas pengibar Bendera Merah Putih dari PPI dan pembaca Doa dari Kementrian Agama Kabupaten Lumajang. (Tata, Mirwan Humas & Protokol)


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
PRESS RELEASE
Perbedaan Adalah Berkah
Lumajang, 5 Juni 2017Bupati  Lumajang Drs. H. As’at, M.Ag., mengahdiri kegiatan Pembinaan Mental dan Sepiritual Karyawan dan Karyawati di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lumajang di Pendopo Kabupaten Lumajang. Jum’at, (2/6/2017).

Bupati memberikan tausiyah terkait dengan toleransi beragama. Menurut bupati,  umat islam sudah diajarkan dalam alqurÊ»an untuk hidup saling berdampingan dengan umat lain. Toleransi sangat penting untuk menjaga keharmonisan hidup, menjaga kesatuan bangsa, dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.
Pembinaan Mental dan Spiritual (Doc. Humas dan Protokol
Pemkab Lumajang)
Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengingatkan, sebagai muslim indonesia haruslah memiliki sikap toleran yang tinggi, karena NKRI ini terdiri dari berbagai suku, ras dan agama dan berbagai kebudayaan, “sudah seharusnya perbedaan itu bukan jadi masalah, namun menjadi rahmat untuk Indonesia”, Ujarnya.

Bupati juga mengingatkan untuk senantiasa menjaga sikap dan perkataan. Perkataan yang dapat menyinggung pihak lain, akan timbul banyak permasalahan, dan dampak besarnya merusak keutuhan umat, merusak persatuan dan kesatuan.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga memberi kesempatan peserta untuk bertanya pada sesi dialog, terkait dengan penjelasan kajian kewajiban puasa dan menyangkut islam. Pembinaan mental dan spiritual ini, dijadwalkan 4 (empat) kali selama bulan Ramadan. (Fadli, Mirwan  Humas dan Protokol)


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
PRESS RELEASE
Bukber Bersama Keluarga Besar Polres dan Forkopimda Plus

Bupati Lumajang beserta Jajaran Forkopimda (Doc Humas dan
Protokol Setda Pemkab Lumajang)
Lumajang, 5 Juni 2017-- Bupati Lumajang Drs. H. As’at, M, Ag., menghadiri kegiatan Buka Bersama Keluarga Besar Polres Lumajang beserta Forkopimda Plus. Buber tersebut bertema Di Bulan Suci Ramadhan Kita Pupuk Soliditas dan Sinergitas Bersama”, bertempat di Halaman Mapolres Lumajang. Jum’at, (2/6/2017).

Dalam sambutannya Bupati Lumajang Drs. H. As’at, M.Ag., sangat mengapresiasi kegiatan Buka Puasa bersama Keluarga Besar Polres Lumajang beserta Forkopimda Plus. Karena dengan adanya kegiatan tersebut bisa meningkatkan kerjasama dan kinerja bagi semua anggota polri serta menambah tali silaturahim antara polres dengan pemerintah dan masyarakat.
“Ke depannya Polri bisa lebih meningkatkan pelayanan dan mengayomi masyarakat, dan juga lebih sigap dalam menangani berita hoax yang beredar dalam medsos yang berkembang di Lumajang khususnya saat ini”, harap Bupati.

Bupati Lumajang beri sambutan saat buka bersama keluarga besar POLRES Lumajang
(Doc Humas dan Protokol Setda Pemkab Lumajang)
Kapolres Lumajang AKBP, Raydian Kokrosono, S.I.K., menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan sinergitas forkopimda dan meningkatkan kinerja para anggota polisi dalam melayani masyarakat, agar selalu solid dalam kegiatan di Kabupaten Lumajang. Terkait dengan radikalisme, harus bisa di antisipasi, karena radikalisme akarnya adalah intoleransi, yang sebenarnya didalam ajaran Al-Qur’an tidak ada ajaran radikalisme seperti itu.
Kegiatan tersebut dihadiri 500 orang dan tausiyah ramadhan yang disampaikan oleh AKBP (Purn) KH. Imam Subarno dari Yogyakarta. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, yaitu Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang Drs. Masudi, M.Si., FORKOPIMDA, Ka. BNN Kabupaten Lumajang Wuwuh Priwibowo, S.Pd., M.H. Ketua MUI Kabupaten Lumajang, Muflich Farid. (Dika, Mirwan Humas dan Protokol).

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

PRESS RELEASE
Beri “Stressing” Guna Bangun Lumajang Lebih Baik

Bupati didampingi istri memberikan ucapan selamat jalan ke
dandim lama dan ucapan selamat datang ke dandim baru
(Doc. Humas dan Protokol Setda Pemkab Lumajang)
Lumajang, 5 Juni 2017 – Bupati Lumajang menghadiri acara Pamit Kenal Komandan Kodim 0821 REM 083/BDJ dari Letkol INF Imam Purnomo Hadi, S.I.P., kepada pejabat baru, Letkol CZI Agus Iskarman, SE. Kegiatan pamit kenal tersebut diselenggarakan di Gedung Sudjono, Jumat (2/6/2017).

Bupati Lumajang memberikan ucapan selamat jalan kepada dandim yang lama serta memberikan ucapan selamat bertugas kepada Dandim yang baru. Bupati berharap kepada Dandim 0821 yang baru memberikan “stressing” guna memiliki ‘greget’ melihat potensi untuk mengembangkan dan memajukan potensi tersebut. Bupati mengharapkan Dandim yang baru lebih banyak memberikan arahan kepada generasi penerus agar terhindar dari perbuatan kriminal dan menyimpang dari hukum.

Letkol (Inf.) Imam Purnomo, S.IP., menghaturkan terima kasih atas kerjasama yang sudah dilaksanakan selama bertugas. Letkol (Inf.) Imam Purnomo, S.IP., menjabat kurang lebih 2 tahun 5 bulan terhitung sejak Desember 2014 s/d Juni 2017, yang selanjutkan bertugas sebagai Pabandya 1/Opster dan TMMD paban V/ Bhakti TNI Ster TNI Mabes AD. Letkol INF Imam Purnomo menyampaikan bahwa Lumajang memiliki tiga tipologi wilayah ‘spesial’, yaitu dataran tinggi, pesisir/pantai, perkotaan. Dalam sambutan perpisahannya beliau berpesan agar konsisten meningkatkan menggali potensi “emas” yang berada di Lumajang maupun masyarakat. Selain itu, beliau juga berpesan supaya terus menerus mencari potensi – potensi guna menjadikan pembangunan Kabupaten Lumajang lebih baik.

Letkol Czi Agus Iskarman, SE.,  yang sebelumnya sebagai Komandan batalyon Zipur 5 Kodam V/ Brawijaya, menyampaikan untuk tidak mengubah terlalu banyak apa yang sudah dirintis oleh Kodim 0821. Namun, hanya memelihara, memoles serta melanjutkan hal-hal yang baik dengan memunculkan ide-ide kreatif dan inovatif. Ia meminta arahan dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat selama menjalankan tugas di Lumajang. Letkol CZI Agus Iskarman memiliki prinsip kerja “Melayani dengan Maksimal” yang akan diterapkan di Kodim 0821. Beliau mendukung segala tugas dan keinginan Bupati beserta Polres sesuai dengan karakter Lumajang. (Mel, Mirwan Humas dan Protokol)

21 - 11 - 2017 Press Release Humas dan Protokol Lumajang

PRESS R E LEASE Gandeng RT/ RW Rancang Program Pembangunan Bupati saat memberi sambutan Lumajang, 22 Nopember 2017 — Peme...